Menilik Keberagaman dalam Perayaan Idulfitri di Talaud

Silaturahmi bersama petugas PAM di pelataran Masjid Al Inaya usai pelaksanaan ibadah Salat Idulfitri. (Foto: tribatanewspoldasulawesiutara.com)

Talaud – Momen Idulfitri di Kabupaten Kepulauan Talaud tidak hanya memperlihatkan keharmonisan sesama muslim saja, tetapi juga keselarasan antarumat agama lainnya. Selain aparat keamanan Polri dan TNI, pengamanan Idulfitri di wilayah setempat juga datang dari organisasi masyarakat (ormas) non muslim.

“Ini sudah merupakan tradisi dan kebiasaan turun temurun. Manakala saat saudara kita, umat nasrani maupun muslim yang akan merayakan ibadah, maka secara bergantian untuk melaksanakan pengamanan,” ujar Kapolres Talaud Prasetya Sejati.

Dirinya menjelaskan, saat menyiapkan pengamanan terhadap pelaksanaan ibadah Idulfitri di berbagai titik, bantuan datang dari masyarakat setempat dengan latar belakang agama berbeda. Mereka membantu dengan sukarela, sehingga tidak terlihat perbedaan sama sekali.

Kapolres juga mengimbau kepada masyarakat untuk tetap menjaga keamanan dan ketertiban serta menjalin persatuan dan kesatuan dalam momen apapun. Sehingga masyarakat tidak mudah diadu domba dan terpecah belah.

“Mari kita sama-sama sebagai warga negara Indonesia untuk bersatu menjaga persatuan bangsa. Selamat merayakan Idulfitri, mohon maaf lahir batin,” imbuhnya.

Perayaan Idulfitri Berjalan Lancar

Prasetya melanjutkan keterangannya, perayaan Idulfitri di wilayah Kabupaten Kepualauan Talaud pada pagi hari berlangsung aman dan lancar, begitu pula pada saat malam takbiran. Puluhan personil pengamanan dibantu TNI melaksanakan pengamanan saat perayaan Idulfitri sehingga ibadah salat di sejumlah masjid berlangsung dengan hikmat.

“Tampak masyarakat yang merayakan Lebaran dengan khusyuk dan mengikuti khotbah yang dilaksanakan di beberapa masjid di Kabupaten Kepulauan Talaud,” terangnya.

Dari pantauan Polres Kabupaten Kepualauan Talaud, sejauh ini perayaan Idulfitri 1440 Hijriah di wilayah setempat khususnya di enam masjid yang tersebar di Kecamatan Melonguane, Lirung, dan Beo berlangsung aman dan lancar.

Seperti yang terpantau di salah satu tempat ibadah, yaitu Masjid Al Inaya di Desa Bombaru dengan Imam Munir Kaehe. Salat Idulfitri dimulai sejak pukul 07.15 hingga 08.20 WITA. Usai salat dilanjutkan dengan silaturahmi bersama petugas PAM, kemudian makan bersama di pelataran masjid. Semuanya berjalan dengan hikmat.

“Dari pantauan kami, pelaksanaan Salat Idulfitri di wilayah Kabupaten Kepulauan Talaud tidak mengalami masalah yang mengganggu masyarakat. Kegiatan berjalan dengan baik adanya,” tutur Kapolres.