Upaya Kapolres Kabupaten Kepulauan Talaud Hadapi Pandemi Covid-19

Kapolres Kabupaten Kepulauan Talaud, AKBP Alam Kusuma Sari Irawan menghimbau masyarakat untuk tidak berkerumun dan menyebarkan hoax. (Foto: Hendry Mangindudu)

Melonguane, Talaud- Berbagai upaya dilakukan oleh semua elemen masyarakat dalam melakukan pencegahan penyebaran Pandemi Covid-19. Upaya pencegahan ini juga dilakukan oleh Kapolres Kabupaten Kepulauan Talaud, AKBP Alam Kusuma Sari Irawan.

Sesuai dengan instruksi dari Kapolri dalam melakukan pencegahan terhadap penyebaran Covid-19, masyarakat dihimbau untuk tidak melakukan kerumuman dan membuat keramaian. Alam Kusuma juga mengeluarkan himbuan ini untuk bagi masyarakat Kepulauan Talaud.

“Untuk keramaian yang tidak perlu, di Kabupaten Talaud seyogyanya ditiadakan dahulu. Ini adalah salah satu cara menghentikan penyebaran Covid-19 di Talaud,” jelasnya.

Keramaian dan kerumunan yang dimaksud menurutnya seperti menggelar acara pernikahan dan lain sebagainya. Namun, apabila terpaksa diselenggarakan, dia menyarankan untuk mengurangi jumlah undangan yang disebarkan.

Sementara terkait maraknya penyebaran informasi melalui media sosial (medsos) yang belum tentu kebenarannya, atau masuk kategori hoax, kapolres memastikan akan melakukan penindakan jika memang ada temuan penyebaran hoax.

“Kita sampai saat ini terus melakukan pemantauan rutin di medsos. Apabila ada penyebaran hoax yang sudah meresahkan masyarakat, akan kita tindak tegas sesuai hukum yang berlaku,” jelas Kapolres.

Himbauan Polri untuk Masyarakat

Polri juga berupaya untuk melakukan pencegahan terhadap penyebaran pandemi Covid-19.
Mabes Polri menyebut tak segan melakukan tindakan tegas melakukan pembubaran bila masyarakat masih melakukan perkumpulan atau membuat kerumunan.

Kadiv Humas Polri Inspektur Jenderal M. Iqbal mengatakan hal itu berdasarkan surat yang dikeluarkan Kapolri Jenderal Idham dalam maklumat pelarangan berupa larangan menggelar acara yang sifatnya mengumpulkan orang atau keramaian.

Maklumat itu dikeluarkan Kapolri dengan nomor Mak/2/lll/2020 tentang kepatuhan terhadap kebijakan pemerintah dalam penanganan penyebaran Virus Corona (Covid-19) pada tanggal 19 Maret 2020. Sekaligus, mengikuti instruksi Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk menerapkan social distancing.

Meski begitu, kata Iqbal bila ada perkumpulan masyarakat dalam membubarkan akan mengedepankan asas persuasif dan Humanis.