Wagub Sulut, Steven Kandouw, Berikan Bantuan Sosial Program Sembako untuk Tingkatkan Pembangunan Ekonomi

Foto bersama Wakil Gubernur Steven Kandouw dengan masyarakat usai melaunching Bantuan Sosial (Bansos) Program Sembako. (Foto: Pemprov Sulut)

Melonguane- Tingkatkan pembangunan ekonomi, Wakil Gubernur Sulawesi Utara (Wagub Sulut), Steven Kandouw menyerahkan bantuan Tahap 1 Program Keluarga Harapan (PKH). Selain bantuan PKH  Wagub juga melakukan Launching Bantuan Sosial Program Sembako. Kegiatan ini berlangsung Rabu (4/3) di Kabupaten Kepulauan Talaud 2020, di Ruang Serbaguna Sakinah.

“Sekarang Talaud sudah punya kepala daerah definif. Untuk itu, melalui program-program yang dijalankan, diharapkan dapat mengurangi angka kemiskinan di Talaud, sehingga masyarakat bisa lebih sejahtera,” ujar Kandouw.

Menurut Steven Kandouw, Pemprov Sulut terus berupaya meningkatkan pembangunan dan perekonomian di Sulawesi Utara. Pemprov Sulut berharap masyarakat dapat hidup dengan lebih layak.

“Buat ibu-ibu, yang paling pintar mengatur keuangan, jangan boros. Gunakan bantuan yang diberikan sebaik mungkin. Kita semua berharap semoga PKH tahun depan bisa berkurang.” sambungnya.

Dalam kesempatan itu, Wagub tidak lupa mengingatkan kepada para orang tua agar dapat terus mengajak anak-anak untuk bersekolah.

Tingkatkan Pelayanan Pendidikan

Dalam pembangunan daerah, pendidikan menjadi penting. Kualitas pelayanan pendidikan memberikan kesempatan kepada masyarakat khususnya generasi penerus bangsa untuk mengakses ilmu pengetahuan. Ketika masyarakat sudah terdidik, maka pembangunan ekonomi bisa dilakukan melalui inovasi dari masyarakat itu sendiri.

“Mari ajak anak-anak sekolah minimal sampai SMA. Saya percaya orang-orang disini tidak pantang menyerah dalam hidup. Ini jadi modal berharga untuk keluar dari persoalan kemiskinan. Saya yakin Talaud punya potensi tersebut. Buktinya oleh pak Gubernur banyak (orang Talaud) yang mendapat kepercayaan di jajaran pemprov,” jelas Wagub.

Diinformasikan, jumlah penerima program PKH adalah sebanyak 5.218, dengan total nilai Rp. 3.888.575.000. Program Pengembangan dari Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) kepada keluarga miskin Rp.110.000,-/bulan/KPM dalam bentuk Kartu Keluarga Sejahtera yang dapat ditukar dengan bahan pangan untuk tahun 2020.

Bantuan program sembako dialokasikan untuk 7.646 KPM di Kabupaten Talaud, dengan total nilai Rp. 16.056.600.000. Sedangkan untuk penyerahan bantuan rumah layak huni berjumlah sebanyak 51 unit dengan nilai Rp. 1.695.750.000, dalam kurun waktu 2016 sampai dengan 2019.

Disamping itu, mantan Ketua DPRD Sulut ini juga mengingatkan jajaran Dikda Sulut untuk untuk berhati–hati dalam pengelolaan dana BOS.

“Pemeriksaan BPK, pengelolaan dana BOS masih ada catatan maka harus terus diperbaiki. Jangan salah kelola karena berimplikasi hukum, jangan main–main,” tegasnya.